Followers

Powered by Blogger.
RSS

Wednesday, 23 March 2011

Jangan Hanya melihat atau mendengar diluar..Masuklah kedalamnya....

Dalam khazanah kisah-kisah Sufi ada diceritakan tentang seorang pemuda yang begitu lantang mencemuh tokoh sufi Zun Nun Al Misri dan tarikatnya. Sesudah si pemuda puas memperlihatkan kebenciannya, Al Misri mencabut cincin daripada jarinya dan berkata, "Bawalah cincin ini ke pasar, gadaikanlah dengan harga satu dinar saja"
Pemuda itu hairan, namun cincin itu diterimanya jua dan dibawa ke pasar. Dia menawarkan kepada para pedagang, dari penjual buah sampai penjual makanan. Tiada seorang pun melirik apatah lagi tertarik. Lalu dengan wajah hampa pemuda itu kembali kepada Al Misri dan berkata, "Engkau membohongiku, cincin ini tidak berharga"

Jawab Al Misri, " Jangan marah dulu, sekarang juallah cincin itu kepada ahli permata. Tawarkan seribu dinar."

Tentu saja pemuda itu menjadi gusar. tapi rasa ingin tahunya membuatkan dia menuruti perintah ahli sufi itu. Sungguh menghairankan, ternyata para pedagang permata berebut untuk membeli cincin itu. Pemuda itu merasa takjub dan bergegas menemui Al Misri dan berkata " Mereka bersaing untuk membelinya."

"Nah." kata Al Misri. "Orang tidak akan mengetahui suatu benda berharga atau tidak jika ia belum mengenalnya. Bagaimana mungkin kamu berani mencaci para sufi dan ilmu tasauf, jika kamu belum mengetahui isinya? Pelajari dulu baik baik, barulah tentukan pendapatmu. Itulah sikap orang bijak."


-terdapat segelintir golongan hari ini yang menpertikaikan tasawuf..mereka sendiri tak merasai pengalaman tasawuf tetapi bercakap mengenai tasawuf...orang yang berilmu tidak sama orang yang beramal...jadilah orang yang beramal kerana amalan itu menrupakan proses penyucian hati.....

Menurut Imam Malik ra. (94-179 H/716-795 M) menyatakan: "Man tassawaffa wa lam yatafaqah faqad tazandaqa, wa man tafaqaha wa lam yatsawwaf faqad fasadat, wa man tafaqaha wa tassawafa faqad tahaqqaq.
(Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasawwuf tanpa fiqh maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqh tanpa tasawwuf dia tersesat, dan siapa yang mempelari tasawwuf dan fiqh dia meraih kebenaran)

Jelas terbukti bahawa ilmu tasawuf bukanlah ilmu yang dibuat-dibuat..bukanlah ilmu yang direka-reka atau dicelup dari golongan hindu atau yunani..tetapi ilmu ini adalah ilmu berteraskan sebenar2 ajaran islam....

menurut Imam Nawawi (620-676 H/1223-1278 M) dalam suratnya al-Maqasid at-Tawhid ada lima ciri jalan sufi atau bertasawwuf yaitu:
(1) menjaga kehadiran Allah dalam hati pada waktu ramai dan sendiri,
(2) mengikuti Sunah Rasullaah Saw.
(3) menghindari ketergantungan kepada orang lain,
(4) bersyukur pada pemberian Allah meski sedikit,
(5) selalu merujuk masalah kepada Allah swt.

Jika kamu tidak mengetahui atau pernah mengalami mahupun berjalan di atas jalan tasawuf janganlah kamu berhukum mengenainya....kerana kamu tidak tahu pokok pangkalnya.....

Sekadar mukadimah untuk ilmu tasawuf...jangan lah kita menghukum sesuatu yang kita tidak pernah pelajari atau ikuti....

assalamualaikum...

No comments:

Post a Comment